Web Analytics Made Easy - StatCounter

Yuk Intip Alasan Kenapa Rendang Juga Ada di Malaysia!

Salah satu makanan Indonesia yang diketahui mendunia adalah rendang. Bahkan makanan ini memang disukai banyak orang asing ketika berkunjung ke Indonesia untuk sekadar liburan dan menikmati kuliner berbagai macam makanan. Rendang juga dijual di restoran Indonesia yang ada di luar negeri seperti di Malaysia misalnya. Antusias warga yang menikmati rendang ini cukup besar dan menunjukkan bahwa bumbu rendang yang terbuat dari rempah asli Indonesia ini tak ada duanya. Apa lagi keistimewaan rendang sebagai kuliner andalan Indonesia ini?

Disajikan dengan nasi yang masih hangat dan rendang yang baru matang tentu menjadi makanan simple tetapi begitu lezat. Untuk membuatnya memang membutuhkan kesabaran karena waktu yang dibutuhkan sekitar 5 hingga 6 jam. Asal tahu bagaimana bumbu asli rendang, kamu bisa mengolahnya sendiri di rumah dan sajikan untuk makan malam bersama dengan keluarga. Yuk simak mengapa rendang bisa begitu mendunia!

Masakan Rendang yang Mendunia

1. Berasal dari Sumatera Bagian Barat

Rendang merupakan masakan yang tentu kaya akan rempah dengan daging sebagai bahan dasarnya. Rendang menggunakan karambia atau santan kelapa dan juga campuran bumbu khas yang dihaluskan. Misalnya saja seperti cabai, lengkuas, jahe, kunyit, bawang dan juga bumbu lainnya. keunikan rendang ini adalah bumbu alami yang digunakan memiliki sifat antiseptik sehingga bisa berguna sebagai pengawet yang alami. bumbu lain juga memang memiliki aktivitas antimikroba yang kuat sehingga tak heran jika rendang bisa bertahan selama berbulan-bulan.

Dulunya, rendang ini muncul sejak orang Minang memiliki acara adat untuk pertama kalinya. Awal mula sejarah rendang khas Padang ini akhirnya terdengar dimana-mana dan berkembang hingga ke Riau, Mandailing, Jambi dan ke Negeri Sembilang yang merupakan negara bagian federasi Malaysia. Alasannya adalah beberapa orang perantau Minang tinggal disana. Masakan rendang khas Padang ini tak mati hingga sekarang bahkan semakin terkenal karena adanya masakan Padang di setiap sudut kota di Nusantara.

2. Proses Memasak yang Rumit

Tahukah kamu bahwa memasak rendang ini membutuhkan waktu 6 hingga 7 jam? Rendang harus dimasak pada suhu 80 hingga 95 derajat celsius. Jika diperhatikan dan tak pernah membuatnya memang dirasa rumit. Daging yang dimasak ini harus melalui 3 jenis makanan yakni gulai, kalio baru menjadi rendang. Nantinya setelah bahan baku utama rendang yang berupa daging ini dipadukan dengan santan dan bumbu yang dimasak. Barulah beberapa saat kemudian biasanya saus atau kuah akan berwarna kekuningan dan masih bersifat cair. Di tahap inilah masakan disebut gulai.

Setelah saus berwarna pekat atau kecoklatan, dalam bentuk ini disebut kalio. Barulah ketika saus sudah mengering, pekat dan juga berwarna coklat tua kehitaman maka daging yang dimasak baru bisa disebut dengan rendang. Tak heran jika proses memasaknya membutuhkan waktu 7 jam. Dari proses pengolahan makanan yang rumit ini tentu ada kandungan gizi di dalamnya yang bermanfaat untuk kesehatan.

3. Kandungan Gizi di dalam Rendang

Pengolahan rendang yang rumit ternyata mempengaruhi kandungan yang ada di dalam daging. Baik secara positif dan negatif. Untuk positifnya, pengolahan kompleks ini akan memudahkan usus untuk mencerna daging karena teksturnya yang lebih empuk. Selain itu, jenis protein daging rendang ini juga paling mudah dicerna jika dibandingkan dengan daging mentah dan juga daging kalio. Sehingga ketika melewati usus, asam amino dari daging rendang ini akan paling banyak diserap dan masuk dalam tubuh.

Rendang pada dasarnya mengandung lemak dan protein yang tinggi tetapi mengalami perubahan kadar nutrisi ketika dimasak. Sebab, dimasak paling lama jika dibandingkan dengan gulai dan kalio. Kadar asam amino esensial di dalam rendang ini juga cenderung paling sedikit. Sebaliknya, kandungan presentase lemaknya juga terbilang paling tinggi. Hal ini karena daging yang melewati proses pemanasan dalam jangka waktu lama akan menimbulkan reaksi antara asam amino dari protein dengan gula atau asam amino dengan produk oksidasi lemak.

Perbedaan Rendang Indonesia dan Malaysia

Sebelumnya telah disebutkan bahwa rendang Indonesia dan Malaysia ini memang memiliki perbedaan. Malaysia memiliki versi rendang sendiri yang biasanya dikombinasikan dengan nasi lemak. Lalu bagaimana rasanya? Yuk cari tahu perbedaan antara rendang Indonesia dan Malaysia.

1. Soal Tekstur

Rendang Malaysia ternyata memiliki tekstur yang lebih empuk. Berbanding terbalik dengan rendang Indonesia yang memiliki serat daging lebih tebal. Tetapi rendang Malaysia juga terlihat lebih kering dan tidak berminyak seperti milik Indonesia. Bahkan jika melihatnya sekilas, kamu akan mengira bahwa rendang Malaysia ini tak jauh berbeda dengan empal.

2. Salam Koja

Apa itu Salam Koja? Untuk memasak rendang, kamu harus memasukkan daun salam agar rasanya bisa lebih nikmat. Perbedaan rendang Malaysia dan Indonesia berikutnya adalah dari jenis daun salamnya. Rendang Malaysia ini menggunakan daun salam koja. Hasilnya adalah rasa yang diciptakan ternyata jauh lebih kuat dan memiliki karakter.

3. Lebih Juicy

Umumnya, rendang disajikan dengan nasi. Tetapi yang membedakan lagi adalah rendang Malaysia ini disajikan menggunakan nasi lemak atau yang juga disebut nasi biryani yang kering. Berbeda dengan rendang yang berasal dari Minangkabau yang menikmati rendang dengan nasi padang yang kaya akan kuah berlemak dan berminyak sehingga menciptakan kesan yang lebih juicy.

4. Pedas dan Gurih

Rata-rata masyarakat Indonesia memang menyukai cita rasa pedas. Rendang Indonesia ini memiliki cita rasa pedas dan juga lebih gurih. Hal ini dikarenakan rendang yang berasal dari Minang menggunakan campuran cabai merah, bawang merah dan juga rempah asli Indonesia lainnya. seperti lengkuas, jahe, kunyit, serai dan masih banyak lagi. Sementara rendang Malaysia rasanya jauh lebih manis karena dimasak menggunakan gula jawa.

5. Ada Kerisik

Karena dimasak dengan tekstur yang lebih kering maka rendang Malaysia ini memiliki taburan kerisik atau bubuk kelapa di bagian atasnya. Tujuannya adalah agar bisa menambah cita rasa di gigitan pertama. Sementara rendang Indonesia tidak menggunakan kerisik karena memang warga Minang lebih memilih pengadukan selama berjam-jam agar bisa menciptakan rasa yang begitu kuat dan khas.

Jika ulasan diatas berbicara mengenai rendang Indonesia dengan Malaysia, ternyata rendang juga memiliki banyak jenisnya. Seperti rendang dengan ayam, rendang dengan paru, kentang, udang, telur dan lain sebagainya. Resep rendang asli Padang sendiri menggunakan banyak rempah. Untuk bumbu wajib dalam pembuatan rendang sendiri adalah bawang putih, bawang merah, daun kunyit dan juga daun jeruk. Sementara diluar itu, orang Minang sering memberi tambahan rempah lainnya.

Di tiap wilayah tentu memiliki tambahan rempah sendiri. Sebab mereka seringkali mempunyai perbedaan dalam resep rendang Padang yang asli Pariaman dan asli Payakumbuh. Jika rendang Padang menggunakan kunyit tetapi di Payakumbuh menggunakan kapulaga. Kemudian di Batusangkar menggunakan ketumbar hijau dan ketumbar mentah. Sementara di Bukittinggi juga masih lain lagi bahan-bahan yang digunakannya. Perbedaan bahan-bahan pembuat rendang ini menunjukkan ragam kreativitas dan kuliner Indonesia dengan rempah asli yang dimiliki Indonesia.

Yuk Intip Alasan Kenapa Rendang Juga Ada di Malaysia!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali ke Atas