Web Analytics Made Easy - StatCounter

Penasaran dengan Menu Kuliner dari Aceh? Yuk Cek Disini!

Apa yang kamu pikirkan jika mendengar kata Aceh? Ada banyak keunikan yang dimiliki Aceh seperti nama orang asli daerah tersebut yakni Teuku. Juga mengingatkan kita terhadap bencana alam Tsunami di beberapa tahun silam. Aceh merupakan salah satu daerah di Indonesia yang begitu spesial. Selain karena keindahan alam disana dan juga budaya yang masih begitu terjaga, Aceh menawarkan kuliner lezat dengan ciri khasnya sendiri. Bumbu-bumbu yang digunakan pada masakan Aceh memang asli dari rempah Indonesia yang terkenal. Bahkan beberapa diantaranya juga sudah disukai oleh siapa saja yang datang berkunjung.

Karena ketika berlibur atau mengunjungi satu tempat baru, kuliner adalah salah satu hal wajib yang harus dicoba. Beragam menu makanan khas Aceh bisa kamu temukan dengan cita rasa yang berbeda dari lainnya. Penasaran? Yuk cek ulasannya berikut ini!

Aneka Menu Kuliner Aceh

1. Kuah Pliek U

Nama yang unik untuk kuliner yang menggiurkan. Kuah Pliek U ini adalah makanan khas Aceh yang berasal dari Aceh Barat. Menjadi makanan yang cukup terkenal bahkan ada yang mengatakan bahwa tak lengkap rasanya untuk berkunjung ke Aceh tetapi tak mencicipi masakan ini. Kuah Pliek U ini diibaratkan sebagai sebuah lambang kekerabatan dan juga keberagaman masyarakat yang ada di Aceh.

Dari keragaman tersebut akhirnya disatukan dalam sebuah kuali dan akan menghasilkan cita rasa lezat yang unik. Ada satu hidangan kuah pliek U yang bisa ditemukan di beragam jenis sayuran yang ada di Aceh. Kuah Pliek U sendiri merupakan makanan khas yang menyehatkan.

2. Timpihan Aceh

Makanan yang berasal dari Aceh berikutnya adalah Timpihan Aceh. Makanan ini berbentuk kue dimana Timpihan sendiri adalah kue yang terkenal sejak dahulu dengan rasa manis yang pas untuk dijadikan oleh-oleh. Timpihan Aceh bisa kamu jadikan cemilan sambil nonton TV, lho! Rasa dari kue ini sendiri adalah legit dan dibuat menggunakan bahan utama yang berupa olahan tepung ketan dan diisi dengan nangka, buah pisang raja, selai hingga labu.

Isian ini nantinya dibalut menggunakan kulit daun pisang. Ada satu hal yang membuat Timpihan Aceh menarik yakni kue ini mampu bertahan hingga 3 hari dengan aroma yang wangi. Timpihan Aceh terbuat dari bahan alami dan bercita rasa legit yang unik.

3. Keumamah Ikan Aceh

Kuliner yang satu ini juga masih terdengar asing. Keumamah merupakan kuliner yang terbuat dari olahan bahan ikan tuna yang direbus terlebih dahulu setelah itu dikeringkan. Barulah setelahnya dijadikan sebagai menu masakan lezat. Keumamah sendiri bisa dibawa pulang ketika sudah dikeringkan dan bertahan dalam jangka waktu berminggu-minggu.

Meski dalam waktu yang lama, kuliner ini tetap lezat saat diolah. Agar mendapatkan cit rasa yang khas, keumamah ini dimasak dengan hidangan pelengkap yang ditambahkan dengan beberapa bumbu dan rempah pilihan. Misalnya saja seperti santan kelapa, kentang dan cabai hijau. Langkah ini juga dibuat agar bisa menambah kelezatan enkot semakin sempurna.

4. Pisang Sale

Menu yang dijadikan oleh-oleh atau camilan dari Aceh adalah Pisang Sale. Kuliner ini menjadi yang terbaik dan cukup banyak dinikmati oleh masyarakat dan para wisatawan yang datang ke Aceh. Sementara rasa dari kuliner ini adalah gurih dan legit sehingga memang pas dijadikan sebagai cemilan. Bahkan ada beberapa yang juga menjadikannya sebagai oleh-oleh wajib dari Aceh.

Pisang Sale ini memiliki tekstur yang agak kenyal tetapi ada rasa manis yang berasal dari gula yang ditaburi diatasnya. Berwarna kecoklatan, pisang sale juga bisa dibuat dengan tekstur yang kering. Masing-masing bentuk ini tergantung dari si pembuat.

5. Sambal Ganja

Sebaiknya tak berpikiran buruk dulu. Meski namanya adalah sambal ganja tetapi sambal ini tentu tidak menggunakan bahan ganja. Dikenal dengan nama lain sebagai asam udeung, sambal ganja ini dipercaya membuat si penikmat makin ketagihan. Sambal ganja menggunakan bahan utama udang. Tetapi ada juga yang menggunakan bahan lainnya dan dihidangkan dalam satu cobek.

Rasa pedas dari sambal ganja ini akan bercampur dengan gurihnya udang dan ditambah rasa asam segar dari belimbing wuluh muda. Ada aroma yang wangi dari daun jeruk serta serai. Perpaduan yang nikmat untuk sajian sambal dengan nasi hangat.

6. Bubur Memek

Menjadi salah satu kuliner yang sempat viral karena namanya tetapi ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda Indonesia tahun 2019. Nama memek sendiri diambil dari kata mamemek yang artinya adalah mengunyah atau menggigit. Bubur ini terbuat dari campuran pisang, beras ketan, santan dan juga gula. Sementara untuk beras ketannya sendiri disangrai. Pisang ditumbuk lebih kasa dan teksturnya masih benar terasa. Pisang ini dicampur dan dimasak menggunakan beras ketan tadi bersama gula dan santan.

Bubur ini menjadi jamuan wajib ketika ada tamu pemerintahan atau orang penting yang datang ke Aceh tepatnya ke Simeulue. Masyarakat lokal juga selalu menyediakan bubur ini saat bulan Ramadhan dijadikan sebagai takjil. Sajian khas yang lezat dan hanya dimiliki Aceh.

7. Sate Matang

Kuliner khas dari Aceh berikutnya adalah Sate Matang. Sate yang khas ini bisa kamu temukan khususnya di daerah Matang, Kabupaten Bireuen. Matang disini mewakili daerahnya bukan matang sebagai lawan kata dari mentah. Ada satu hal yang membuatnya menjadi istimewa karena proses memasak sate ini diungkep bumbu khas Aceh.

Pada umumnya mereka akan menggunakan daging kambing atau sapi kemudian setelah diungkep akan dibakar. Sate matang biasanya akan disajikan dengan kuah soto yang gurih. Sangat nikmat jika kamu mengonsumsinya di malam hari yang dingin.

8. Ayam Tangkap

Setelah mengetahui ada sate matang, kali ini datang dari kuliner bernama Ayam Tangkap. Kuliner ini terbuat dari ayam muda yang digoreng kering dengan cabai hijau dan juga daun teumura. Ayam tangkap biasanya dimasak dengan ukuran yang kecil-kecil. Ketika disajikan, ayam goreng akan tertutup dengan tumpukan cabai hijau dan juga daun teumura yang sudah digoreng dengan tekstur kering.

9. Dendeng Rusa

Jika biasanya kamu menemukan dendeng yang terbuat dari daging sapi, maka berbeda dengan Aceh. Mereka memiliki kuliner khas yang berbahan utama daging rusa. Tetapi untuk pengolahannya tidak akan jauh berbeda dengan dendeng pada umumnya. Dendeng rusa sendiri memiliki cita rasa yang gurih dan biasanya dijadikan oleh-oleh khas Aceh.

Dendeng rusa memiliki tekstur yang kering dan terasa begitu gurih. Ada bumbu yang benar-benar terasa khas. Apalagi rempah-rempah yang begitu dijaga pada menu. Sehingga tak mengherankan jika banyak orang jatuh cinta dengan masakan yang satu ini.

Sebagai bagian dari Indonesia, Aceh memiliki daya tarik yang besar. Daerah yang memiliki keragaman budaya serta keunikan tersendiri. Dari segi kuliner, kamu bisa menemukan berbagai macam menu lezat ketika berlibur kesana. Yuk rencanakan kunjunganmu ke Aceh dan temukan keindahan Indonesia dibalik Aceh!

Penasaran dengan Menu Kuliner dari Aceh? Yuk Cek Disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali ke Atas